Kali pertama, aku ingin berbicara tentang merindu . Rutinitas yang kulakukan di jam-jam kosong kegiatan. Setelah capek seharian, bukannya istirahat, yang kulakukan di atas kasur sambil terpejam malah memikirkan dia dan kenangan bersamanya. Sering terbesit kilas balik hari dimana aku melihatnya . Pagi itu, masih kuingat bahwa langit sedang cerah-cerahnya. Berdasarkan hasil investigasti teman-temanku yang memastikan bahwa dia sedang berada di sekolah, aku mencarinya. Benar saja, dengan tas selempang yang biasa dia gunakan bersama rambut super gondr ong -nya itu dia muncul di hadapanku. Kalian pasti berpikir bahwa saat itu aku akan sekadar menyapa, bukan? Hmm, tentu saja tidak. Aku ini pecundang kalau sudah berhadapan dengan dia. Bahkan untuk berdiri tegap aja susah, lututku langsung lemas seketika. Itu yang selalu terjadi denganku saat bertemu dengannya setelah sekian lama menahan rindu yang merdu . Makanya, aku ini cuma remah-remah biskuit yang bisanya hanya menunggu dan merind...
Masih tentang beliau kali ini. 24 jamnya selalu begitu. Rutin. 24 Maret 1997 , beliau tidur lebih cepat. Setelah seharian membuat kue ulang tahun untuk cucu kesayangannya. Besok adalah hari yang sangat dinanti-nanti olehnya. TENG! Jam besar di ruang tamu menunjukkan waktu pukul 04.00 Waktu Indonesia bagian Barat. Beliau menolak permintaan anaknya untuk membuat kejutan tengah malam, takut cucunya mengantuk dan terlambat masuk sekolah. Aku terbangun tiba-tiba saat itu. Dengan mengintip di celah pintu kamar, aku langsung mengetahui bahwa Ayah, Ibu dan Kakak tengah sibuk meniup balon. Aku langsung tersenyum. Tapi, mana kakek? Setelah 15 menit berlalu, ayah sepertinya memutuskan untuk memanggil beliau ke kamarnya. Tiba-tiba Ayah berteriak memanggil Ibu. Sontak aku langsung bergegas keluar dari kamar. Napasnya sudah berhenti. Wajah tua itu tersenyum tenang dan damai di ujung waktunya. Benar saja apa yang dikatakannya waktu itu. Beliau pergi sebelum bisa menghirup aroma pagi itu...
Gue baru aja abis dengerin webinar dari Inspigo tentang Skill Up #1 dan gue mau berbagi sedikit tentang How to Financial Check Up.Yapp, sambil ditemani penampilan dari Ardhito Pramono gue menulis ini, hehehe... Ok, first thing first, you should know what is Financial Check Up? Financial check up adalah mengecek keadaan keuangan saat ini. Ini penting banget, sebagai anak muda yang hobinya belanja di e-commerce kesayangan, kita nggak boleh lupa bahwa kesehatan dompet perlu diperhatikan juga hihihi. #1 Income > Expense Kalau lo anak ekonomi, pasti nggak akan asing sama dua kata ini, income dan expense . Income atau pendapatan yang lo punya harus dibandingin dengan beban pengeluaran lo setiap harinya, pastikan . Ini mudah banget, lo tinggal hitung total pendapatan perbulan, mulai dari gaji utama, uang jajan dari orang tua dan penghasilan dari side job. Setelah itu, lo bisa hitung expense atau beban pengeluaran lo setiap bulannya, mulai dari uang makan, uang transportasi, kuota interne...
Komentar
Posting Komentar